Warga Rusia Diculik Di Jakarta Oleh Jaringan Narkoba Rusia Yang Bekerjasama dengan Mafia Narkoba Bulan Sabit Iran

Seorang warga negara Rusia berinisial Sev diculik sekelompok pria Rusia yang diduga menjadi salah satu mata rantai jaringan narkoba Rusia. Penculikan terjadi di Jakarta, Senin (1/12). Para pelaku menuntut uang tebusan senilai 200.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Sov, istri korban, sudah mentransfer uang sebanyak 18.400 dollar AS atau sekitar Rp 202, 4 juta, tetapi para penculik belum membebaskan Sev. Mereka menuntut Sov memenuhi seluruh tuntutan uang tebusan dulu.

Kasus ini terungkap setelah Konsuler Kedutaan Besar Rusia di Jakarta Vladimir Pronin melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, Selasa (9/12). Ketika dihubungi kemarin sore, Vladimir membenarkan laporan tersebut.

”Untuk lebih jelasnya, silakan menemui saya di kedutaan besok (maksudnya Kamis ini),” ucapnya dalam bahasa Inggris. Hal yang sama disampaikan seorang konsuler Rusia lainnya, Grennady A Boyko. ”Besok saja, kedutaan sudah tutup,” ujarnya.

Sore kemarin, Wisma Duta Besar Rusia di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sepi. Tombol bel pintu sudah ditekan dua kali, tetapi tak seorang pun keluar dari wisma tersebut. Di seberang, di Gedung Kedutaan Besar Rusia, dua petugas keamanan yang ditemui menganjurkan datang Kamis pagi. ”Lebih baik datang besok. Kantor sudah tutup,” ucap salah seorang petugas.

Bertemu mitra bisnis

Dalam laporan ke polisi, Vladimir menjelaskan, awalnya suami Sov, Sev, terbang ke Jakarta menemui seorang mitra bisnisnya berinisial K, yang juga warga negara Rusia. Keduanya bertemu Sabtu (29/11).

Hari Senin (1/12), Sev menghubungi Sov, istrinya, memberi tahu bahwa ia berada di satu ruang. Di sana, ia diberi minum mitra bisnisnya. Sev merasa minuman yang ia minum telah dicampur obat.

Dalam keadaan setengah sadar, Sev dihadapkan kepada seorang pria yang membawa sekantong heroin. Pria itu mengaku polisi. Sampai di sini cerita terputus.

Mengomentari bagian ini, Kepala Unit II Badan Narkotika Nasional Komisaris Besar Siswandi menduga kasus ini ada hubungannya dengan sindikat heroin Rusia.

Sepengamatannya, sampai saat ini polisi di Tanah Air belum pernah mengungkap jaringan narkoba Rusia, ”Dan tampaknya memang belum masuk ke sini,” ucapnya.

Meski demikian, kalaupun akhirnya terungkap, Siswandi menduga sindikat narkoba Rusia menumpang jaringan Narkoba Bulan Sabit. Jaringan ini beranggotakan sindikat Iran, Afghanistan, dan Pakistan.

Pada bagian lain laporan Vladimir ke polisi disebutkan, sejak suaminya mengaku diracun dengan minuman, seorang pria Rusia berulang kali menghubungi Sov, menuntut uang tebusan.

Sov lalu mentransfer uang empat kali, masing-masing sebanyak 4.600 dollar AS atau total 18.400 dollar AS. Uang ditransfer dari sebuah bank ke sebuah cabang bank di Bekasi dan Jakarta. Meski demikian, para penculik belum mau membebaskan Sev. Mereka menuntut Sov mentransfer sisa uang tebusan yang belum diserahkan.

Dalam penyelidikan

Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan (Kasat Jatanras) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nico Afinta yang dihubungi semalam membenarkan adanya kasus penculikan ini. Ia mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

”Identitas korban sudah kami peroleh berdasarkan keterangan istrinya,” tutur Nico yang mengaku sedang memburu sejumlah tersangka bersama rekan-rekan kerjanya. Tentang keberadaan istri korban sekarang, Nico tidak bersedia mengungkapkan. Ia juga tidak bersedia memberi penjelasan lebih jauh mengenai kasus penculikan ini.

Menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, penculikan terhadap orang asing di Indonesia tergolong jarang. Kasus penculikan terakhir terjadi empat tahun lalu. Umumnya bermotif ekonomi. Neta mengingatkan polisi harus serius menanganinya karena menyangkut citra Indonesia di mata internasional

One response to “Warga Rusia Diculik Di Jakarta Oleh Jaringan Narkoba Rusia Yang Bekerjasama dengan Mafia Narkoba Bulan Sabit Iran

  1. ternyata Rusia dan Iran juga ikut merusak generasi bangsa dengan narkoba. mari kita bersama-sama menyelamatkan diri dan keluarga kita dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

    bagi yang sedang mencari informasi penanggulangan bahaya narkoba, HIV/AIDS, dan Gangguan jiwa berbasis ajaran Islam, silahkan bersilaturahmi ke blog saya, http://benderahitam.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s