Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran Tewas Dieksekusi Pembunuh Bayaran

Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PTB), Nasrudin Zulkarnaen, yang menjadi korban penembakan, akhirnya meninggal setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu.

Petugas bagian informasi RSPAD Gatot Subroto, Bagyo, menyatakan Nasrudin Zulkarnaen meninggal pada sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat ini, mungkin masih dalam perjalanan ke rumah duka,” katanya.

Seperti yang diberitakan di sejumlah media massa, Nasrudin Zulkarnaen ditembak sepulang bermain golf di Lapangan Golf Modernland, Tangerang, pada Sabtu (14/3) sore oleh orang yang tidak dikenal.

Saat kejadian, korban tengah duduk di kursi kiri belakang mobil BMW-nya, dan di tengah laju kendaraan, tiba-tiba muncul dua pria yang menggunakan motor dan langsung menembaknya dua kali.

Peluru tersebut bersarang di pelipis kiri korban, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Mayapada, Kompleks Perumahan Modernland.

Karena kondisi korban yang kritis, kemudian korban dibawa ke RSPAD Gatot Subroto hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Jenazah Nasrudin disemayamkan di Perumahan Banjar Wijaya, Blok B50, RT 07/RW 07, Cipondoh, Tangerang, Banten

Nasrudin Zulkarnaen (50), salah seorang direktur perusahaan yang berkantor di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ditembak sepulang dari bermain golf di Lapangan Golf Modernland, Kota Tangerang, Sabtu (14/3) pukul 14.00.

Kepala Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Hamidin menjelaskan, Nasrudin yang tinggal di Banjar Wijaya Blok B50, Kelurahan Cipete, Tangerang, diduga ditembak dua pria yang mengenakan jaket warna coklat. ”Keduanya berboncengan sepeda motor Yamaha Scorpio warna hijau,” ucap Hamidin, Sabtu malam.

Menurut dia, peristiwa terjadi saat Nasrudin usai bermain golf. Ia duduk di kursi kiri belakang mobil BMW-nya. Ketika melintas marka kejut di tepian danau, mobil berjalan lebih lambat. Saat itulah dua pria dengan sepeda motor muncul dari arah belakang kiri mobil.

”Pria yang membonceng lalu mengeluarkan senjata api laras pendek dan menembak korban dua kali. Peluru bersarang di pelipis kiri korban,” papar Hamidin, mengutip keterangan saksi.

Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Mayapada yang berada di Kompleks Perumahan Modernland. ”Peluru masih bersarang di kepala korban. Mungkin baru besok pagi dikeluarkan, menunggu pendarahan di kepala reda,” kata Hamidin.

Kepala Polsek Metro Benteng, Kota Tangerang, Ajun Komisaris Titin mengatakan, kasus ini ditangani Polres Metro Tangerang Kota. Ia menambahkan, sampai sekarang polisi belum mengetahui motif penembakan. ”Pelaku hanya menembak. Tak ada tanda perampokan. Isi mobil dan harta benda korban lainnya di mobil tersebut utuh,” ucapnya.

Hingga Sabtu pukul 22.00, Nasrudin belum sadar. Ia dirawat di ruang gawat darurat. Keluarga dan kerabat ramai berdatangan, tetapi tak seorang pun bersedia diwawancara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s