Bernadette Helen Karyawati PT. Abbot Dibunuh Di Pacific Place Motif Diduga Hubungan Asmara

Bernadette Helen, 20 tahun, ditemukan tewas dengan luka di leher dan perutnya. Jasad Helen ditemukan di tangga darurat antara lantai 6 dan 7 Mall Pacific Place, Jakarta Selatan, pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB. Helen diduga kuat menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah luka di tubuhnya.

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Besar Firman Shantyabudi mengatakan ada luka di leher dan perut Helen. Luka itu fatal dan menyebabkan kematian korban. Namun Firman belum berani mengungkapkan motif pembunuhan itu.

Ia menampik dugaan perampokan karena barang-barang pribadi milik Helen, seperti kalung dan liontin, masih ada. Begitu pula dengan tindak kekerasan seksual. “Tak ada tanda-tanda itu (pencabulan),” katanya.

Polisi, menurut Firman, kini tengah memeriksa beberapa saksi plus alat bukti seperti rekaman kamera pengintai (CCTV). Penyidik rencananya juga akan meminta keterangan dari pihak Pacific Place. Untuk mengungkap penyebab kematian, jasad Helen kemarin diotopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Menurut Leo Tirayoh, salah satu kerabat korban, pihak keluarga mengetahui kematian Helen pada Rabu pagi saat dikabari polisi. Mereka mulai kehilangan kontak dengan Helen sekitar pukul 17.00 WIB Selasa kemarin. Pagi harinya Helen masih masuk kerja dan sempat mengontak ibunya pada pukul 08.25 WIB. “Tapi tak ada masalah saat itu, ia mengaku baik-baik saja,” kata Leo saat ditemui di RSCM.

Leo menambahkan, Helen, sulung dari tiga bersaudara anak pasangan Lenny Kosasih dan Eddy, pernah bekerja di Bank Central Asia (BCA) cabang Pondok Indah sebagai staf pemasaran. Sehari-harinya, Helen indekos di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sedangkan keluarganya tinggal di Medang Lestari Karawaci Legok, Tangerang. “Karena kerjanya jauh, ia indekos,” tutur Leo, yang juga rekan sekerja Lenny, ibunda Helen.

Menurut ayah korban, Eddy Sutjiadi, Helen kini bekerja sebagai tenaga pemasaran di PT Abbott, perusahaan farmasi dan barang konsumsi. Setelah selesai diotopsi, jasad Helen dibawa oleh keluarga ke persemayaman Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat

Bernadette Hellen (21), karyawati sebuah perusahaan farmasi di Jakarta Selatan, ditemukan tewas dibunuh di Pacific Place Mall di antara tangga darurat lantai 6 dan 7. Jenazah ditemukan petugas kebersihan gedung, Selasa (17/3) pukul 19.00.

Korban dibawa dan diotopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Rabu pukul 00.01. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka Rumah Sakit Sumber Waras pukul 17.30.

”Ia bekerja sebagai sekretaris di perusahaan farmasi. Saya tidak punya firasat apa-apa dan baru dikabari polisi Rabu pagi,” kata Eddi Sutjiadi, ayah Hellen.

Lia Andalia, teman ibu korban, mengutip keterangan keluarga, menjelaskan, wajah korban berlumur darah dan terdapat luka.

Zulhasmar Syamsu, dokter yang mengotopsi Hellen, kemarin, menjelaskan, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Eddi Sutjiadi-Lenny Kosasih ini mengalami gegar otak parah.

Ditemukan luka tusukan di leher kiri dan perut bagian atas. Otopsi berlangsung selama satu jam. Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Firman Shantyabudi menduga, korban dibunuh pada Selasa sekitar pukul 15.00.

Nyonya Merry (60), kerabat Hellen, mengatakan, cucu luarnya (cucu dari adiknya) itu anak yang baik. ”Tiap dua atau tiga bulan kami bertemu. Keluarga besar Hellen berasal dari Palembang,” katanya.

Seorang pria yang diduga teman dekat Hellen terlihat terpukul dan sempat memukuli dinding untuk melepas kesedihan. Sebagian besar pelayat yang datang ke kamar jenazah RSCM adalah rekan ibu Hellen yang bekerja di salah satu perusahaan pengembang. Keluarga Hellen tinggal di perumahan di kawasan Legok, Kabupaten Tangerang.

Perhiasan masih utuh

”Dompet dan telepon genggam korban tidak ada. Tetapi, perhiasan yang dikenakan masih utuh,” tutur Firman.

Petugas kebersihan yang menemukan jenazah Hellen diperiksa Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru. Menurut saksi, saat ditemukan, wajah korban berlumur darah.

Monica dari Bagian Humas Pacific Place Mall mengatakan, lantai 7 adalah ruang mesin, bukan jalan umum atau ruang publik. ”Orang ke sana hanya untuk menyimpan perangkat mesin,” ujarnya saat ditemui di lobi gedung yang berada di Sudirman Central Business District itu.

Setiap gang dan tangga gedung dilengkapi monitor televisi. Kini rekaman gambar diperiksa polisi. Azis, sopir keluarga korban, mengatakan, Hellen pernah didekati pria di tempat kerja yang lama. Namun, perhatian pria itu tidak ditanggapi Hellen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s