Gara Gara Kotoran Ayam Seorang Pemuda Dibunuh Teman Kerjanya

Tersangka pelaku pembunuhan di depan Puskesmas Pembantu Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, akhirnya ditahan polisi. Dialah  Kabul, 25, warga setempat, yang menyerahkan diri ke Polsekta Mayangan, Polresta Probolinggo, Selasa (19/10/2010).

Kepada polisi,Kabul mengaku melakukan pembunuhan terhadap Jupri, 49, teman kerjanya di perusahaan peternakan ayam, Senin (18/10) sore, karena dilatarbelakangi rasa jengkel lantaran  sering dibentak-bentak. “Saya menyesal, Pak,” ucap Kabul, saat ditanya AKBP  Agus Wijanarko, kapolresta Probolinggo.

Bapak satu anak itu juga menjelaskan,  tragedi maut yang menyebabkan melayangnya nyawa Jupri itu dipicu  masalah air.  Kabul, yang kala itu hendak mengisi tempat air minum ayam, menghidupkan kran. Pada saat yang sama, Jupri sedang membersihkan kandang ayam dengan air. Karena mesin pompanya hanya satu, debit air yang keluar dari selang yang dipegang korban berkurang.

Melihat kondisi seperti itu, Jupri yang merasa lambat menyelesaikan atau menuntaskan pekerjaan membersihkan tahi ayam, menegur Kabul dengan nada tinggi. Tidak terima diperlakukan seperti itu, keduanya akhirnya terlibat perang mulut. Mendengar pertengkaran karyawannya, H Asyari, pemilik peternakan ayam petelor tersebut,  melerai, dan keduanya bekerja kembali seperti semula.

“Saya tidak menyangka Kabul akan membunuh Jupri. Soalnya sudah saya selesaikan dan keduanya sudah saling menyadari. Eh nggak tahunya terjadi seperti itu,” ujar H Asyari.

Ketakutan

Menurut Kapolres, pelaku menyerahkan diri karena ketakutan kepada para polisi yang mengepung tempat persembunyiannya.  Seusai membacok suami Suarni, 45, itu Kabul berencana bersembunyi di rumah orang tuanya di Kelurahan Jrebeng Kulon. Namun niat tersebut diurungkan karena petugas telah mengepungnya.

Begitu juga saat ia hendak melarikan diri ke luar kota, niat tersebut digagalkan lantaran petugas telah mengepung seluruh jalur yang akan dilalui Kabul untuk melarikan diri. Dengan situasi seperti itu, Kabul kebingungan dan memutuskan untukmenyerahkan diri.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa baju dan jaket berwarna cokelat penuh bercak darah yang diduga dipakai pelaku saat melakukan ekskusi pembunuhan. Sedangkan senjata tajam berupa sebilah clurit, yang digunakan menghabisi nyawa korban, belum ditemukan. “Celuritnya dibuang tersangka di sela-sela pohon pisang di persembunyannya, dekat SMPN 7,” ujar kapolres.

Kapolresta Agus Wijayanto menambahkan, Kabul dijerat Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana dengan ancaman seumur hidup. Selain pasal itu, polisi juga melapisi dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 20 tahun penjara.

One response to “Gara Gara Kotoran Ayam Seorang Pemuda Dibunuh Teman Kerjanya

  1. q gk nyangka banget bsa trjadi pembunuhan berencana kyk gthu…trlbh2 lgi q gk nyangka om jupri; buruh peternak abahq tu bsa meninggal dgn cara mngenaskan sprti tu,yah..soalx bsa dblg q yg paling deket sm om jupri. q jg gk nyangka jg klw yg mbunuh om jupri tu kabul,soalx klw dliat dr facenya kabul ni orangx imut,pendiem n innocent bngeeet….tp q bsa ngmbil ksmpulan klw penampilan sseorang tu blm tntu mnggambarkn behaviornya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s