Misteri Kematian Mahasiswi IAIN Dengan Luka Gorok Di Kamar Tertutup

Warga Desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, digegerkan dengan tewasnya salah seorang gadis desa setempat. Ayu Mefta Selviana Devi,22, mahasiswi di perguruan tinggi negeri (PTN) Surabaya. Korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, Winarni.

Saat itu, ibu korban bermaksud membangunkannya untuk salat subuh. Namun, ibu korban terkejut saat melihat leher anaknya bersimbah darah. Tidak hanya itu saja, di leher terdapat luka selebar kurang lebih 4 centimeter dan pisau dapur di sebelah tempatnya berbaring.

Melihat anaknya terbujur kaku, ibu korban berteriak meminta tolong dan langsung memanggil ayah korban, Suparno. Tidak lama setelah itu, beberapa warga datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu menghubungi aparat kepolisian. “Memang benar, itu cucu saya. Tidak diketahui apa penyebabnya,” jelas Mustofa, kakek korban dengan mata berkaca-kaca.

Dijelaskan, jika Sabtu (5/2) lalu korban pulang kampung setelah mengikuti ujian akhir semester (UAS) dan pemrograman. “Tidak ada firasat apapun yang ditangkap oleh keluarga, jika korban akan tewas dengan cara seperti ini,” jelasnya.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian korban yang saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi di PTN Jl A Yani Surabaya tersebut. “Ia masih kuliah, dan smester V,” sambungnya.

Untuk memastikan apa penyebab korban meninggal, aparat kepolisian sempat kesulitan meyakinkan keluarga saat akan mengotopsi. Sebab, keluarga ngotot untuk tidak bersedia diotopsi.
Akhirnya, pihak keluarga merelakan korban diotopsi oleh petugas dan dibawa ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. “Kami belum mengetahui penyebabnya, kita tunggu saja hasilnya nanti,” kata Kapolsek Ngasem, Iptu Subarata.

Terkait kasus kematian Ayu Metha Selviana Devi,22 asal Desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur polisi akhirnya mengakui ada kejanggalan. Bahkan, tanpa menunggu hasil laboratorium forensik (labfor) di Polda Jatim, Kapolres Bojonegoro AKBP Widodo membuktikan sendiri di lapangan.

Menurut Kapolres Widodo kematian mahasiswi Jurusan PGMI, Fakultas Tarbiyah, IAIN Sunan Ampel Surabaya tersebut sangat janggal jika melakukan bunuh diri. “Bahkan, saya yakin 100 persen kasus ini pembunuhan, bukan bunuh diri,” katanya dengan yakin.

Tetapi, pihaknya tetap mendalami kasus itu sesuai prosedur dan tidak asal berbicara saja. Termasuk memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan banyak bukti lagi.”Untuk mengungkap kasus Metha, kami sudah meminta pihak Puslabfor Polda Jatim untuk memeriksa ulang hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro,” tambahnya.

Polisi tengah menyelidiki alibi dari beberapa saksi. Di antaranya alibi dari ayah korban, Suparno.
Saat kejadian, ada empat orang yang ada di rumah. Yaitu Suparno (ayah korban), Winarti (ibu korban), Ayu Metha (korban) dan BN (adik korban yang masih kecil). “Tidak ada orang lain yang masuk ke rumah korban saat kejadian,” tambahnya.

Terpisah, Humas RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, drg Thomas Djaja menegaskan, tim dokter forensik telah memeriksa jenazah korban Metha. “Itu semua telah sesuai dengan permintaan pihak kepolisian,” tegasnya.. “Dan hasilnya sudah dilaporkan semua pada polisi. Kesimpulannya, korban bukan bunuh diri, melainkan diduga dibunuh,” lanjutnya.

Soal siapa yang membunuh? Semua itu wilayahnya polisi untuk mengusut secara tuntas. Sebab, dari kesimpulan pemeriksaan itu juga diketahui kalau pisau dapur yang ditemukan di dekat jenazah korban itu kondisinya tumpul dan tidak bisa untuk membuat tiga luka di leher korban. “Tiga luka itu berupa sayatan bukan tusukan, sehingga dugaan tersebut sangat kuat,” sambungnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s