Jangan Terima Telpon Dari Nomor 082141615205 Karena Penerima Akan Menguliti Wajahnya Sendiri

Korban gendam lewat telepon dari seseorang yang mengaku Heri Sisworo, Plt Sekda Pemkab Tuban ternyata bukan hanya lima orang petugas pemadam kebakaran (PMK) saja. Belakangan terungkap bahwa ada sejumlah korban lain, sehingga total korban gendam kuliti wajah di Tuban diperkirakan mencapai puluhan orang.

Korban lain termasuk pegawai Kecamatan Kota, Kecamatan Palang, Kecamatan Soko, petugas rumah sakit dan warga Kelurahan Sendangharjo.

Modusnya sama persis. Para korban mendapat telepon dari nomor ponsel 082141615205 yang mengaku sebagai Plt Sekda Tuban. Melalui hubungan telepon tersebut, korban juga diminta untuk menjadi kuda dan penggembala kemudian disuruh menyakiti dirinya sendiri seperti yang dilakukan lima petugas PMK yang sampai merusak wajahnya sendiri dengan mengusap-usapkan ke pohon Siwalan, tembok, cor bahkan menggunakan parut (alat untuk menghaluskan buah kelapa). “Memang, selain para petugas PMK seperti yang sudah diberitakan tersebut, ada beberapa lagi kasus serupa,” kata Heri Sisworo saat ditemui Surya, Jumat (11/3).

Pihaknya mengetahui permasalahan ini dari para camat dan atas laporan dari sejumlah pegawai Pemkab Tuban. “Saya ditelepon Camat Plumpang, katanya ada salah satu stafnya yang mendapat telepon dari saya. Selain itu, saya juga menerima laporan dari Camat Kota, Camat Soko, petugas rumah sakit dan warga Sendangharjo yang menerima telepon serupa. Beberapa memang belum sempat sampai menyakiti dirinya sendiri, namun ada juga yang sudah sampai menjadi korban dengan berguling-guling di tanah dan sebagainya,” ungkap Heri.

Awalnya, dirinya juga kurang percaya dengan kabar ini. Namun, setelah ada banyak laporan dan telah jatuh korban, pihaknya akan mengusut perkara ini. “Setelah saya meminta bantuan pegawai untuk menelusuri permasalahan ini, ternyata benar bahwa semua korban mendapat telepon dari nomor yang sama,” ujarnya sambil menunjukkan nomor telepon tersebut. “Padahal, nomor saya bukan itu. Dan saya tidak pernah pakai nomor lain selain nomor saya sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Jumat pagi kemarin Ahmad Soleh, petugas PMK yang telah menjadi korban gendam hingga nekat merusak wajahnya sendiri menggunakan parut mendatangi Polres Tuban untuk melaporkan kejadian ini. Dengan didampingi Kepala PMK Tuban, Khoirul Samsi, korban berharap polisi bisa menangkap dan memberi hukuman kepada pelaku.

“Memang semuanya ada lima orang korban. Tapi yang paling parah adalah saya Pak. Dan saya melapor ini supaya pelakunya bisa ditangkap,” kata Soleh saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit IV Sat Reskrim Polres Tuban. “Saya benar-benar tidak sadar ketika menyiksa tubuh saya sendiri,” tambahnya.

Dalam laporannya, Soleh juga memberikan nomor telepon yang menghubunginya hingga dirinya melakukan tindakan bodoh tersebut. Nomor inipun, sama dengan nomor yang diterima semua korban yang telah menjadi korban gendam dengan mengatasnamakan Plt Sekda Tuban.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Budi Santoso telah menerjunkan tim dari Unit IV dengan dibackup tim Buser Sat Reskrim Polres Tuban untuk mencari keberadaan pelaku. “Kita masih melakukan penyelidikan atas perkara ini. Semoga, dalam waktu dekat pelaku bisa kita temukan,” jawab Budi.

Menurutnya, dalam perkara ini pelaku bisa dijerat pidana. Sebab, dalam tindakan tersebut ada unsur ancaman dan sebagainya.

Diketahui sebelumnya, ada lima orang petugas PMK Tuban rela menganiaya dirinya sendiri setelah mendapat telepon dari seseorang yang mengaku Heri Sisworo, Plt Sekda Tuban. Si penelepon memerintahkan para korban menjalankan ritual menguliti wajah. Jika tidak menuruti, mereka diancam akan dimutasi ke daerah terpencil.

Mereka merusak wajahnya sendiri dengan parut, cor dan pohon Siwalan hingga wajahnya seperti dikuliti. Kelima petugas PMK tersebut antara lain, Ahmad Soleh, Cokro, Joko Suparmo, Anang dan Joko Sunarto. Dari kelima korban, yang mengalami luka paling parah adalah Ahmad Soleh, petugas PMK asal Kelurahan Kingking, Kecamatan Kota, Tuban yang telah merusak wajahnya dengan parut dan membentur-benturkan ke tembok cor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s