Sopir Taksi Trans Cab Ditusuk Dengan Pisau Pusaka Oleh Penumpang yang Tidak Mau Bayar Ongkos Di Bongkaran Tanah Abang

Nasib naas menimpa Zulkarnaen Predy, seorang sopir taksi Trans Cab, menjelang fajar, Sabtu pagi. Berniat mengantar penumpangnya ke daerah Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Predy malah ditusuk di dada kirinya. “Pelaku adalah penumpangnya sendiri,” kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Tanah Abang, Komisaris Tahmid, Sabtu sore.

Tahmid menyampaikan, penusukan itu diawali dari kekesalan penumpang karena ditagih membayar ongkos oleh sang supir. Menurutnya, sebelum penusukan sempat terjadi cekcok mulut antara Predy dan si penumpang selama beberapa menit. “Predy sampai turun dari mobil untuk menagih,” kisahnya.

Tak disangka, penumpang malah naik pitam, dan menghunus pisau sepanjang 15 jari ke dada sebelah kiri Predy. Si korban yang berumur 43 tahun itu langsung ambruk sejauh satu meter di sebelah kanan mobil taksinya. “Pisaunya masih menancap di dada saat ditemukan polisi,” Tahmid memberi tahu.

Tusukan penumpang itu, menurut Tahmid amat jitu. Karena langsung menembus ke jantung sang supir, sehingga langsung mati seketika. “Pisaunya seperti pisau pusaka. Pisau baru dicabut di RSCM saat otopsi,” katanya.

Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Johanson Ronald Simamora, menambahkan, penumpang bersenjata tajam itu masih dalam pengejaran pihaknya. Polisi sudah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dari hasil olah tempat kejadian perkara. “Kami memeriksa tiga saksi,” ujar Johanson di kesempatan terpisah.

Menurut Johanson, motif pembunuhan sudah teramat terang, yakni gara-gara penumpang yang tidak mau bayar ongkos taksi. Pun, dari olah TKP, Johanson mencatat, si pelaku sebenarnya sempat meminjam uang ke warga yang sedang nongkrong, namun tetap tidak cukup. “Nah, dari situ supir marah,” ulasnya.

Argo taksi terakhir yang dicatat polisi sendiri berjumlah Rp 28 ribu. Kala itu, si penumpang tidak memiliki uang lebih dari jumlah nominal argo taksi tersebut. “Kami sedang gali apakah pisaunya memang sudah dipersiapkan atau tidak,” timpal Tahmid.

Secara rinci, Tahmid memberi tahu, peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jembatan Tinggi, Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat pukul 04.00 WIB, Sabtu (26/3) dini hari. Korban Predy merupakan pria kelahiran Jakarta dan tercatat sebagai warga Kembangan Utara RT 005/03, Jakarta Barat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s