Suami Penyabar Akhirnya Tewas Dibunuh Istri Cerewet Yang Suka Jalan Jalan

Cekcok dalam rumah tangga mungkin biasa. Namun, cekcok berkepanjangan yang tidak kunjung usai membuat Saefudin (50) tewas di tusuk istrinya, Anih alias Sridewi alias Mami Dewi (40). Peristiwa ini terjadi di rumah mereka di Kampung Bojong RT 1 RW 5, Desa Cihideng Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/4) pagi.

Sridewi yang kesal karena lelah dan dicemburui suaminya menikam sang suami dengan pisau dapur hingga tewas. Sang istri sampai kemarin siang masih terpukul dan tidak menyangka kemarahannya berakibat fatal.

Kepada polisi, Sridewi mengaku tidak berniat membunuh suaminya. Ia hanya kesal kepada suaminya yang terus memarahinya. ”Saya tidak pernah berniat membunuh. Yang berulang kali mengancam mau membunuh justru suami saya,” ungkapnya.

Roni (24), anak pertama pasangan suami istri ini, menuturkan, orangtuanya walaupun sudah 29 tahun menikah selalu ribut. ”Bapak saya sangat penyabar, kalau ibu marah beliau diam saja dan sangat nrimo, tidak pernah melawan. Sebulan lalu, bapak sempat datang ke rumah saya, mengeluarkan unek-unek tentang perilaku ibu. Bapak saya maunya ibu enggak usah pergi-pergi, apalagi sampai menginap segala dirumah teman pria,” kata Roni, yang bekerja dan tinggal di Purwakarta.

”Karena ibu sering pergi jalan-jalan, adik-adik saya sampai telantar. Itu yang dikeluhkan bapak. Karena tidak terurus sementara bapak harus kerja buat menafkahi keluarga, dua adik saya bawa ke Purwakarta,” katanya.

Didih alias Ibing (43), keponakan korban, menuturkan, sekitar pukul 07.30 Saefudin datang ke rumahnya. Rumah Didih dengan rumah korban bersela dua rumah. ”Dia datang berjalan kaki dengan tangan kanan menekan lehernya yang berdarah. Dia minta diantar ke rumah sakit. Katanya, ini leher ditusuk pamajikan (istri). Hanya itu saja yang dia bilang. Saya sempat lihat darahnya mancur dari leher,” tuturnya.

”Tadinya mau dibawa ke rumah sakit, tapi meninggal pas mau berangkat,” kata Didih.

”Jumat malam kami ribut. Suami saya minta tidur bareng, tapi saya tolak karena saya sedang lelah dan enggak enak badan. Eh, dia marah-marah,” ujar sang istri .

”Paginya kami ribut lagi. Dia nuduh saya selingkuh, padahal saya tidak melakukan yang dia tuduhkan kemarin. Dia lalu mengancam akan mengambil pisau dan membunuh saya,” katanya.

Saat melihat suaminya menggenggam pisau, Sridewi merebut pisau yang dipegang suaminya dan langsung menikam Saefudin.

Kapolsek Ciampea Komisaris Rony Mardiyatun mengatakan, Sridewi yang kini sudah ditahan diamankan di Polsek Ciampea. ”Dia sudah mengakui perbuatannya. Sekarang dia ditahan di Polsek,” ujar Rony.

Ia mengatakan, pembelaan Sridewi bahwa dia menusuk karena hendak membela diri adalah hal yang paling masuk akal untuk menghindar dari tuduhan pembunuhan berencana. ”Tapi kan kami butuh saksi atau alat bukti lain untuk memperkuat pembelaannya,” jelas Rony.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s