Muhammad Falah Guru SMP PGRI Megamendung Ditembak Secara Membabi Buta Saat Saat Makan Bersama Teman Wanitanya

Kondisi korban penembakan, Muhammad Falah 26,mulai membaik. Menurut guru SMP PGRI Megamendung, Bogor ini, pelaku dua orang. Usianya diperkirakan di bawah 30 tahun, masing-masing memegang senjata api jenis revolver dan menembak dirinya secara membabi buta.

“Sebelum kabur, kedua pelaku menembak lebih dari lima kali ke saya, dan mengenai rusuk kiri, pipi dan tangan kiri saya,” kata Muhamad Falah saat ditemui di RS PMI Bogor, Kamis (11/8) pagi.

Kondisi fisik Falah mulai membaik pasca pengangkatan peluru yang bersarang di tubuhnya. Hanya saja, korban belum bisa berbicara banyak, karena bagian pipi kirinya masih sakit.

“Sudah mulai lumayan, tapi masih sakit kalau bicara,” kata Falah.

Guru mata pelajaran PKN di SMP PGRI Megamendung itu mengatakan, sore itu dia sedang berbuka puasa dengan Tika Komala teman dekatnya di samping danau Rainbow Hils, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu Falah meluruskan informasi bahwa Tika bukanlah pacarnya, tapi hanya teman dekat korban. “Bukan pacar saya, tapi cuma teman dekat, Tika sudah punya pacar, saya juga,” ujar pria berpostur gempal itu.

Falah menjelaskan, sore itu dia baru usai berbuka puasa dengan Tika dekat danau Rainbow Hils. Tiba-tiba muncul dua pria, yang turun dari motor matic menghampiri korban. Dua orang itu kata Falah, berusaha merampas motor Yamaha Vixion, namun korban berusaha mempertahankannya.

“Saya teriak minta tolong, mereka langsung kabur ke arah Gunung Geulis,” kata pria yang memiliki beladiri Tae Kwon Do itu.

Falah menjelaskan, dokter sudah melakukan operasi pengangkatan peluru yang bersarang di tubuhnya. Tapi, hanya satu peluru yang berhasil diangkat.

“Ternyata yang di pipi gak ada pelurunya, mungkin mantul lagi soalnya tiga gigi saya patah,” katanya.

Sementara itu Mimin (59) ibu korban mengatakan, Falah merupakan anak ke lima dari enam bersaudara. Selama ini anaknya sedang menjalin hubungan dengan Rini siswi SMU.

“Yang saya tahu pacarnya Rini, kalau Tika saya enggak kenal,” kata Mimin di RS PMI.

Untuk membayar biaya perawatan dan operasi anaknya di RS PMI, Mimin terpaksa harus meminjam uang ke beberapa orang serta berharap dari sekolah tempat dia bekerja dan dari Pemkab Bogor. “Mudah-mudahan pas Lebaran sudah di rumah,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Falah dan temen wanitanya Tika Komala menjadi korban penembakan yang dilakukan empat pelaku pengendara dua sepeda motor.

Aksi penembakan terjadi di Samping Danau Rainbow Bukit Pelangi, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (9/8) malam. Korban mengalami luka tembak di pipi dan lengan kiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s