Geng Wools dan Teror 58 Spesialis Mengincar Pelajar Untuk Dipukuli Setiap Hari Berantem Di Johar Baru

Geng Wools, kelompok pemuda yang dipimpin tersangka berinisial LH, 16 tahun, sering bikin onar. Terakhir, geng ini membacok dua remaja pada Kamis dan Sabtu, 21 April 2012 lalu. LH ditangkap polisi pada 22 April.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Cempaka Putih, Ajun Komisaris Gozali Luhulima, mengatakan kelompok itu sering tawuran. “Hampir setiap hari mereka bikin ribut di daerah Johar Baru, Kemayoran, dan Cempaka Putih,” kata Gozali saat dihubungi Selasa, 24 April 2012.

Menurut Gozali, anggota geng Wools berjumlah 17 sampai 19 orang. Mereka memiliki ciri-ciri, yakni memakai jaket berwarna biru dengan tulisan “We Are The Wools Big Family”.

Geng ini mengincar pelajar yang mengenakan seragam sekolah. “Tidak ada target tertentu. Pokoknya, kalau ada anak sekolah yang bergerombol atau agak ngebut, pasti diserang,” kata Gozali.

Pengakuan LH kepada penyidik, geng Wools sudah eksis sejak dua tahun lalu. Tapi, kata Gozali, kasus pembacokan secara tiba-tiba seperti yang menimpa Dwiki Hendra Saputra, siswa SMP Negeri 216 Jakarta, 21 April 2012, baru pertama terjadi. “Sebelumnya mereka sering tawuran. Kalau itu, kami sudah antisipasi dengan berjaga di lapangan,” kata Gozali.

LH mengatakan Dwiki dan temannya mengendarai sepeda motor dan menggeber gas di depan tempat LH dan teman-temannya berkumpul. “Saya emosi, saya bacok saja mereka,” kata LH, 22 April 2012. LH juga membacok Rusydan Fathy, siswa MAN 3 Jakarta, Kamis, 19 April 2012.

Kepolisian Sektor Cempaka Putih telah menangkap tiga orang anggota geng ini, yakni LH, 16 tahun; RP (16); dan E (16). Ketiganya saat ini masih ditahan di Polsek Metro Cempaka Putih. “Tapi satu atau dua hari lagi akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Salemba Jakarta. Di sana ada tempat untuk anak. Di sini kami tidak punya fasilitas untuk anak,” ujarnya.

Geng Wools, yang tiga anggotanya kini ditahan Kepolisian Sektor Metro Cempaka Putih, ternyata masih bersaudara dengan geng Teror 58. Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Cempaka Putih, Ajun Komisaris Gozali Luhulima, menyatakan ada beberapa anggota Wools yang merangkap sebagai anggota Teror 58. “Ketua gengnya pun sama, LH,” kata dia saat dihubungi Selasa, 24 April 2012.

Menurut Gozali, dalam melakukan aksinya, kedua geng itu sama-sama mengincar pelajar. “SMP, SMA, SMK, tidak ada sasaran dari sekolah tertentu,” kata Gozali menceritakan hasil pemeriksaan LH yang ditengarai sebagai Ketua Geng Wools maupun Teror 58. Perbedaannya, geng Teror 58 mengincar siswa-siswa berseragam yang menumpang Kopaja 58. “Makanya, namanya Teror 58,” ujar Gozali.

Polisi belum mengetahui jumlah anggota Teror 58. Hanya, ada beberapa anggota geng itu yang juga tergabung dalam geng Wools. Tempat nongkrong mereka pun sama, yakni di warung Wools di Jalan Cempaka Tengah IV, Jakarta Pusat. Adapun jumlah anggota geng Wools berkisar antara 17 sampai 19 orang.

Geng yang sering berkumpul di warung itu, menurut Gozali, memang kerap tawuran di daerah Johar Baru, Kemayoran, atau Cempaka Putih. “Mereka sudah ada sejak dua tahun lalu,” katanya.

Sabtu pekan lalu, LH membacok Dwiki, seorang siswa SMP Negeri 216, Jakarta Pusat. LH mengatakan Dwiki dan temannya mengendarai motor dan menggeber gas di depan tempat LH dan teman-temannya berkumpul. “Saya emosi, jadi saya bacok,” kata LH saat ditemui Ahad, 22 April.

Saat ini Kepolisian Sektor Cempaka Putih telah menangkap tiga orang anggota geng, yakni LH, 16 tahun, RP (16), dan E (16). Ketiganya saat ini masih ditahan di Polsek Metro Cempaka Putih. “Tapi satu atau dua hari lagi akan dipindahkan ke Lapas Salemba yang ada tempat untuk anak. Di sini, kami tidak punya fasilitas untuk anak,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s