Polisi Bidik Bisnis Narkotik Online Melalui Prima Online

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menyita 100 gram narkotik jenis sabu dari Johannah Sattal, 40 tahun, Selasa, 12 Juni 2012, sekitar pukul 22.00 Wita.

Perempuan ini diciduk di kediamannya, Jalan Cendrawasih V Lorong 10. Serbuk haram seharga Rp 200 juta disita petugas berupa paket dari jasa pengiriman barang. Pada amplop, tertera pengirimnya yakni Prima Online.

“Ada dugaan ini bisnis narkotik online. Masih kami dalami dulu untuk tindak lanjutnya,” kata Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba, Komisaris Anwar Danu, Rabu, 13 Juni 2012. Pengirim diketahui berasal dari Jakarta. Namun identitas lengkapnya belum terungkap. “Bukan perorangan pengirimnya,” ujarnya.

Sabu dikirim dengan cara diselipkan dalam blender. Peralatan rumah tangga tersebut dikemas dalam sebuah kardus. Ia menjelaskan orang yang ditujukan sebagai penerima barang sebenarnya bukan atas nama Johannah, melainkan Abdul Kadir. “Tapi alamatnya sama dan tak ada nama Abdul Kadir di sana,” katanya.

Di alamat yang ditujukan, hanya ada Johannah. Karena itu ia segera menangkap yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan. Mengenai status, hingga kini Johannah belum ditetapkan tersangka. Pasalnya, pemeriksaan intensif di Unit I Narkoba masih berlangsung hingga kini. “Ada di Unit I Narkoba diperiksa,” katanya.

Dalam waktu tiga hari ke depan pihaknya baru bisa merilis status Johannah, apakah dialihkan menjadi tersangka atau hanya sebagai saksi. “Termasuk perannya, sebagai bandar atau kurir juga masih kami dalami,” kata Anwar.

Di tempat terpisah, petugas Polres Pelabuhan Makassar meringkus dua pelaku tindak pidana narkotik di Jalan Malengkeri Lorong II, Selasa 12 Juni sekitar pukul 22.30 Wita. Kedua pelaku bernama Irsan, 35 tahun, dan Amirullah (30). Keduanya digerebek saat tengah mengkonsumsi serbuk haram.

Dari pelaku disita barang bukti narkotik jenis sabu sebanyak tiga paket, satu alat isap alias bong, dua korek gas, dua pirex, dua sendok dan dua sumbu. “Saat ini tersangka dan barang bukti sudah berada Markas Polres Pelabuhan untuk menjalani proses sidik,” kata Kepala Polres Pelabuhan Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi Audi A Manus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s