Japrot Bunuh 2 Wanita Tetangganya Sendiri Karena Dituduh Dukun Santet

Sakit hati lantaran sering dituduh sebagai tukang santet, Karsa alias Japrot, 45, warga Kampung Kadu Lagon, Desa Kadu Hejo, Kec. Pulosari, Kab. Pandeglang, tega menghabisi nyawa Juju Jeleha, 40, tetangganya sendiri. Sarnah, 75, yang memergoki aksi sadis juga dibunuh secara biadab oleh tersangka. Tersangka yang berniat melarikan diri, diringkus petugas reskrim Polres Pandeglang di rumahnya beberapa jam setelah kejadian.

Diperoleh keterangan, aksi brutal yang menghebohkan warga Kampung Kadu Lagon ini terjadi Ju’mat (29/6) sekitar pukul 14:00. Pelaku yang sudah merencanakan niat jahat tersebut masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Diduga sebelum masuk ke dalam rumah korban, tersangka yang tinggal bertetangga sudah mengetahui jika korban sedang sendiri di dalam rumah.

Lantaran pintu kamar terkunci, pelaku mendobrak dengan cara menendang daun pintu. Mendengar suara pintu kamar dibuka paksa, korban yang sedang beristirahat terbangun dan terkejut karena melihat Karsa berdiri di kamar tidurnya sambil menenteng golok. Setelah itu, pelaku menyerang membacok kepala korban akan tetapi korban berhasil menghindari sabetan golok dan lari keluar rumah.

Pelakupun mengejarnya dan berhasil menjambak rambut korban dengan menggunakan tangan kiri. Golok yang dipegang di tangan kanan pelaku kemudian dibabatkan ke kepala korban. Korbanpun tersungkur dengan kondisi batok kepala terbelah. Masih belum puas, pelaku yang kesetanan kemudian menggorok leher korban hingga meninggal dunia.

Begitu akan meninggalkan rumah korban, tersangka dipergoki Sarnah, 75, yang sedang berjalan pulang. Khawatir ulahnya diketahui, Karsa langsung menghampiri korban dan membacok leher korban. Wanita renta tak berdosa ini ambruk bersimbah darah dengan luka robek di leher. Tak puas sampai disitu, pembunuh berdarah dingin ini kembali menghujani Sarnah ini dengan sabetan golok. Berdasarkan visum, ditemukan ada sekitar 8 luka bacokan ditubuh wanita lanjut usia ini.

Usai melampiaskan dendam kesumatnya, pelaku ngeloyor pergi ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Warga yang mengetahui kejadian itu, tidak berani menolong lantaran takut menjadi sasaran pembunuhan. Namun belum sempat melarikan diri, petugas reskrim Polres Pandeglang mengamankan tersangka setelah memperoleh laporan.

Kapolres Pandeglang, AKBP Tb Ade Hidayat mengatakan hasil pemeriksaan tersangka telah merencanakan aksi pembantaian itu. Ia menyelinap kedalam rumah korban mendobrak pintu kamar lalu menyerang korban yang istirahat dengan golok yang sudah dipersiapkan.

“Atas tindakannya itu, tersangka terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuman mati,” terang Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Dhani Gumilar, Minggu (1/7).

Menurut pengakuan, lanjut Kapolres, tersangka mengaku tega membunuh karena sakit hati terhadap korban Juju yang sering menuduhnya sebagai dukun santet. “Seperti itulah pengakuan tersangka tapi perlu pembuktian. Namun kemungkinan ada motif lain, penyidik akan terus mendalami kasus pembunuhan sadis ini,” tegas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s