Pembunuh Instruktur Fitness Sabur Ditangkap Polisi Yang Ternyata Kelompok Spesialis Perampok Gay

Pembunuh instruktur fitnes Sabur akhirnya tertangkap. Pelaku dibekuk di tempat berbeda, salah satunya di Palembang. “Sudah ketangkap 4 hari lalu. Yang menangkap petugas dari Polda Metro,” kata Kapolsek Mampang Kompol Siswono saat dihubungi detikcom, Rabu (2/8/2012). Informasi yang dikumpulkan detikcom, pelaku berinisial AD, PR, dan DD. Otak dari pembunuhan Sabur ini diduga dilakukan oleh PR. PR ditangkap di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Setelah itu polisi menangkap AD di Jakarta Pusat, menyusul DD ditangkap di Palembang.

Sabur awalnya dilaporkan hilang oleh keluarganya, Sabtu (7/7). Warga Jl Pembangunan IV, Gambir, Jakarta Pusat, kemudian ditemukan tewas di kamar kostnya di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu Para pembunuh instruktur fitnes, Sabur alias Arbi, mencari sasaran pria-pria homoseksual untuk menjadi korban pemerasan. Mereka mencari sasaran di kafe-kafe atau mal-mal.

“Modusnya kalau ada (korban) yang suka sejenis, dikasih umpan sejenis. Kalau (korbannya) suka perempuan, dikasih perempuan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/8/2012). Bila korban sudah masuk dalam jeratannya, pelaku kemudian akan mengajak korban ke rumah kontrakannya. Untuk menyempurnakan aksinya, para pelaku sengaja menyewa rumah kontrakan untuk jangka waktu yang pendek.

“Rumah kontrakannya itu baru disewa, baru dua hari,” katanya. Jika korban menunjukkan gelagat menyukai pelaku, maka pelaku akan mengajak korban ke rumah kontrakannya untuk berhubungan badan. Saat korban telah telanjang bulat, salah satu pelaku kemudian mengirim pesan singkat kepada temannya untuk datang. “Kemudian teman-temannya ini menggerebek dan mengambil barang-barang milik korban dan korban akan diancam bila melapor ke aparat atau ke warga sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika mengatakan, para pelaku mengaku telah melakukan aksi pemerasan sedikitnya selama 10 kali. Semua korbannya adalah laki-laki. “Yang sudah-sudah tidak sampai dibunuh karena tidak melawan,” katanya. Hanya saja, korban-korban sebelumnya enggan melapor karena merasa malu. “Ini kan ada keengganan dari korban untuk melapor karena menurut mereka ini adalah aib,” tutupnya.

Pembunuh Sabur alias Arbi (45), instruktur fitnes yang ditemukan tewas di kamarnya di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, berjumlah 6 orang. Empat orang di antaranya berhasil ditangkap dan dua lainnya masih buron. Empat tersangka yang sudah ditangkap yakni HG alias FR (34), ditangkap di atas bus jurusan Merak-Bandung saat melintas di jalan Tol Merak arah Jakarta pada Rabu (25/7).

HG alias FR ditangkap bersama tersangka AS alias AN (23). Kemudian tersangka AL alias DM (38) ditangkap pada Kamis (26/7), di rumah kos Opak Tapa Jl Kayu Manis IV No 60 RT 07/14 Jakarta Timur, dan tersangka DD alias DDG ditangkap di Dusun Tiga, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Dua orang lagi masih diburu, satu laki-laki dan satu lagi perempuan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (2/8/2012). Dari keempatnya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 2 buah kartu ATM, 2 unit handphone, sepasang sepatu warna biru-putih, selembar lakban bekas pakai, seutas tali rafia, sepotong celana jeans berlumuran darah dan sepotong kaos berkerah warna biru.

Sabur awalnya dilaporkan hilang oleh keluarganya, Sabtu (7/7). Warga Jl Pembangunan IV, Gambir, Jakarta Pusat, kemudian ditemukan tewas di kamar kosnya di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s