Polisi Tangkap Perampok Menggunakan Taksi Yang Khusus Merampok Pria Sedang Spesialis Perampok Wanita Belum Tertangkap

Kepolisian Metro Jakarta Barat menangkap enam tersangka perampok yang biasa menggunakan taksi dalam menjalankan kejahatannya. Keenam tersangka ini adalah EEN, 50 tahun, AN (38), MA (37), DA (36), AS, dan MAR (32). Di Jakarta Barat, komplotan ini beraksi sebanyak lima kali. Dan di wilayah Jakarta, kelompok ini sudah beraksi sebanyak 10 kali.

“Kami tangkap mereka di Jakarta Selatan dan Tangerang lusa,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Hengki Haryadi, di kantornya, Kamis, 2 Agustus 2012. Hengki mengatakan kelompok ini merupakan komplotan yang fokus menyasar korban laki-laki.

Modus tersangka adalah mengaku sebagai anggota ormas dan anggota intel. Dengan memakai taksi, mereka berkeliling mencari korban dengan postur tubuh kecil. Setelah menemukan korban, pelaku memaksa korban masuk ke taksi. Pelaku menuduh korban mengganggu kerabatnya. Setelah itu, pelaku mengambil harta korban berupa uang dan telepon seluler. “Selanjutnya, korban diturunkan di tengah jalan,” kata Hengki.

Hengki menduga ada sindikat lain yang belum tertangkap. Sebab, berdasarkan laporan polisi, ada modus serupa yang menyasar perempuan. Ahad lalu, 29 Juli 2012, seorang perempuan bernama Julianan Taufic dirampok oleh sekelompok orang dengan menggunakan taksi. Korban dinaikkan taksi di Taman Palem, Jakarta Barat. Korban dibawa ke Kelapa Gading sebelum diambil uang dan telepon selulernya.

Martin, salah seorang tersangka pelaku, mengakui mereka sudah beraksi sebanyak empat kali di sejumlah lokasi. Dia mengatakan, selama menjalankan kejahatan, mereka tidak pernah memakai senjata tajam. “Kami hanya menggertak dengan tangan kosong,” kata dia.

Salah seorang korban adalah Terry Yudha Pratama. Pelaku memakai taksi dengan pelat nomor B 1297 CTB. Para pelaku menuduh Terry mengganggu anak bosnya dan memaksa korban ikut masuk ke dalam taksi. Setelah itu, korban diputar-putar kemudian diambil dua telepon selulernya serta uang tunai. Korban lalu diturunkan di sekitar Kembangan, Jakarta Barat.

Saat ini, para tersangka masih diperiksa Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Barat. Mereka dianggap melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 368 tentang Pemerasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s