Mayat Pria Denga Luka Tembak Dibuang Di Jalan MT Haryono Belakang Indomobil

Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di Jalan MT Haryono diyakini dibuang oleh seseorang. Polisi akan memeriksa CCTV milik gedung Indomobil untuk mengetahui pembuang mayat pria tersebut. “Tidak ada saksi yang melihat kejadian, namun kita akan periksa CCTV milik Gedung Indomobil dan yang terpasang di jalan tol,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni saat dihubungi wartawan, Selasa (22/10/2013).

Mulyadi menuturkan, saat melakukan identifikasi di lokasi, Polisi tidak menemukan bercak darah pada jasad korban. Diduga, pelaku membunuh korban tidak di lokasi penemuan mayat sekitar pukul 02.00. “Korban sudah dibawa ke RSCM untuk divisum. Dari hasil olah TKP, tak ada darah, bajunya kering, tak ada identitas. Kami menduga sebelum dibuang, semua sudah dipreteli (identitasnya) dahulu oleh pelaku,” katanya. Untuk memastikan penyebab kematian korban, saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang tengah memeriksa korban.

olres Metro Jakarta Timur menduga mayat dengan kondisi penuh luka yang ditemukan di Jalan MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, merupakan korban pembunuhan. Polisi juga mengindikasikan adanya bekas luka yang diduga akibat tembakan pada jenazah pria yang ditemukan pada Selasa (22/10/2013) pukul 05.00 tersebut.

“Ada bekas luka, diduga (berasal dari) tembakan,” kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, saat dihubungi wartawan, Selasa (22/10/2013). Mulyadi mengatakan, mayat yang ditemukan tersebut diduga merupakan korban pembunuhan. Hingga kini polisi masih menelusuri identitas daripada jenazah korban. Menurutnya, korban diperkirakan berusia 25 tahunan dan memiliki tinggi 165cm.

“Tak ditemukan ciri-ciri khusus di tubuh korban,” ujar Mulyadi. Mulyadi menambahkan, tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Timur sudah melakukan olah tempat kejadian perkara tak lama berselang setelah jenazah korban ditemukan. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi atas kasus tersebut. Sebelumnya, mayat pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan luka di beberapa bagian tubuh seperti di kening, punggung, kaki dan bagian tubuh lainnya.

Pria malang tersebut diduga merupakan korban pembunuhan. Pakaian korban ditemukan dalam kondisi sudah sobek-sobek. Sementara jenazah korban sudah dibawa ke RSCM guna kepentingan visum. Sesosok mayat pria ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan luka, di Jalan MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2013) sekitar pukul 05.00 WIB. Belum diketahui apakah jenazah tersebut merupakan korban aksi kriminal atau korban kecelakaan.

Kepala Kepolisian Sektor Jatinegara Komisaris Suminto menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh tukang ojek yang tengah mangkal di sekitar lokasi. “Ditemukan oleh tukang ojek. Kondisi terdapat luka seret di kaki, luka di kening, dan punggung,” kata Suminto, saat dihubungi, Selasa pagi.

Suminto mengatakan, kondisi baju yang dikenakan korban juga sudah dalam keadaan sobek-sobek. Identitas korban pun menurutnya belum diketahui. Hingga kini polisi belum menyimpulkan apa penyebab tewasnya korban. “Dugaan korban apa, saya belum tahu. Kita masih tunggu hasil visum untuk menentukan penyebabnya,” ujar Suminto.

Polisi masih mempelajari keterangan saksi tukang ojek yang menemukan korban pertama kali. Sementara itu, Suminto mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya tengah meminta keterangan saksi-saksi lainnya. Jenazah korban saat ini sudah dibawa petugas ke RSCM.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan unit identifikasi kepolisian di lokasi penemuan sesosok mayat pria misterius di Jalan MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, tidak menemukan bekas darah pada tubuh korban.
“Dari hasil olah TKP tak ada darah pada tubuh korban. Bajunya kering dan tidak ada identitas,” kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, saat dihubungi wartawan, Selasa (22/10/2013). Mulyadi mengatakan, dari temuan tersebut, kuat dugaan bahwa korban tidak dibunuh di lokasi penemuan mayat tetapi di tempat lain lalu kemudian dibuang di kawasan Jalan MT Haryono. “Diduga itu korban pembuangan saja. Dibunuhnya bukan di lokasi penemuan mayat,” ujar Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, hingga kini pihaknya belum menemukan saksi utama yang melihat langsung korban dibuang di lokasi tersebut. Sejumlah saksi yang dimintai keterangannya mengaku tidak melihat langsung kejadian tersebut. Untuk itu, kata Mulyadi, pihak kepolisian akan memeriksa rekaman CCTV sekitar gedung tempat lokasi penemuan korban. “Saksi tidak ada yang melihat kejadian, kami akan periksa CCTV Gedung Indomobil dan CCTV jalan tol (dalam kota),” ujar Mulyadi.

Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan luka di beberapa bagian tubuh seperti di kening, punggung, kaki, dan bagian tubuh lainnya. Selain itu, polisi mengindikasi adanya dugaan bekas luka tembak pada tubuh korban. Pakaian yang dikenakan korban juga ditemukan dalam kondisi sudah sobek-sobek. Sementara itu, jenazah korban sudah dibawa ke RSCM guna kepentingan visum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s